Saya jadi menerawang, ingat pada tahun 1947, para imigran Yahudi yang berserakan di kawasan Eropa dibonceng oleh Inggris dengan memakai bendera PBB dihadiahi tanah Arab yang pada akhirnya dibagi dua, yakni untuk Israel dan Arab Palestina sekarang. Hadiah tanah yang diberikan tersebut dianggap sebagai permintaan maaf atas peristiwa Holocoust, yang sampai sekarang hal tersebut masih juga controversial dan dipertanyakan terjadi atau tidaknya. Bahkan Presiden Iran sudah menyatakan bahwa itu merupakan sebuah kebohongan besar.
Namun, selain alasan di atas yang menyebabkan Inggris mau bersusah payah mengumpulkan para Yahudi yang terserak di kawasan Eropa tadi adalah bahwa pada kenyataannya keberadaan Yahudi di kawasan Eropa tersebut memang telah meresahkan warga Eropa sendiri. Jadi, alasan sebenarnya adalah bahwa Yahudi di Eropa telah mengganggu stabilitas sosial dan tatanan kehidupan di Eropa sendiri. Oleh karena itu, mereka harus disingkirkan dari tanah Eropa sesegera mungkin.
Setahun kemudian, pada tahun 1948 mereka, the Jews, yang merupakan orang buangan dari benua Eropa, menyatakan kemerdekaan dan terbentuknya negara Israel. Pada tahun itu juga sudah terjadi perang antara Israel dan negara Arab, di antara nya Arab Saudi, Libanon, dan Mesir yang tidak setuju dengan terbentuknya negara Israel tersebut. Bisa kita bayangkan apa yang dirasakan bangsa Arab saat itu, pendatang yang baru tiba, tiba-tiba menyatakan kemerdekaannya di atas tanah yang bukan miliknya. Itu barulah awal, teman. Sekarang, detik ini juga, Israel kembali menunjukan watak aslinya, terus menjajah dan berusaha mengambil alih tanah Palestina.
Lantas, kalau Holocoust yang mendorong Inggris dan PBB untuk menghadiahi para imigran Yahudi tersebut memang benar merupakan sebuah kebohongan, maka sudah seharusnya tanah tersebut diambil kembali dan Israel ditiadakan kembali dari peta mana pun yang ada di dunia ini !
NB:
· Dibalik semua keberanian Israel melakukan semua kekejian ini, tentu sahabat dekatnya, Amerika Serikat dibelakang semua itu
· Mari kita lantunkan doa dalam setiap sholat kita bagi suadara-saudara kita di Palestina, semoga Allah memberikan kekuatan dan keberanian bagi para mujahid dan mujahidah yang ada di sana, dan pada akhirnya Allah SWT akan memberikan kemenangan kepada al haq, dan menghancurkan al batil.
· Sekedar mengingatkan kita semua, semoga “Demam Obama” tidak terlalu mendera diri kita, karena toh kebijakan politik luar negeri AS terkait Israel dan Palestina juga tidak terlalu jauh berbeda dengan dedengkot sebelumnya.
· Kita dukung dan apresiasi Presiden SBY yang sudah berinisiatif mendesak PBB agar segera mencari solusi agar Israel segera menghentikan serangannya ke Palestina. Selain itu, juga menghimbau agar memberikan bantuan kepada Palestina baik bantuan secara financial, obat-obatan, dan pangan. Atau jika diperlukan bantuan senjata juga tidak masalah… (Tapi, senjatanya ada gak ya….!)
Jurangmangu, 31 Desember 2008
"Israel juga sudah menyatakan akan mengerahkan 10.000 tentaranya untuk melumpuhkan Hamas"
BalasHapusHamas tidak akan lumpuh oleh Israel. semakin keras Israel menekan, semakin gencar Israel menyerang, semakin sering Israel menghujani Palestina dengan peluru, maka semakin kuat pula perjuangan Hamas untuk melawan bahkan menjadi pioneer mengenyahkan Yahudi Israel laknatullah alaih.
Mari kita tunjukkan solidaritas sesama muslim. sesama manusia yang berkemanusiaan. Kita getarkan langit Jakarta dari Bundaran HI besuk Jumat, 2 Januari 2009 mulai pukul 13.00
Hanya manusia-manusia bodohlah yang memasukkan Israel ke dalam peta dunia.
BalasHapusNegara Israel TIDAK PERNAH ADA. Di mana wilayah kekuasaan mereka? Orang-orang yahudi laknatullah itu tak lebih daripada gelandangan-gelandangan yang tidak mengakui kemiskinan mereka di wilayah negeri orang.
Bundaran HI benar-benar telah kita getarkan. Semoga getaran itu semakin membangkitkan semangat kita dan semangat ikhwah kita di Palestine untuk memberangus YAHUDI KEPARAT. Getaran yang jauh lebih besar daripada guncangan gempa hebat di Papua kemarin.