<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3700560952644542206</id><updated>2012-02-16T03:20:55.236-08:00</updated><title type='text'>Mari Berkabaran dengan Henderi</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3700560952644542206/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>henderi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17838854047740316492</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3700560952644542206.post-7062654043115499982</id><published>2009-04-15T15:53:00.001-07:00</published><updated>2009-04-15T15:56:05.755-07:00</updated><title type='text'>Terkait  IMAHO STAN</title><content type='html'>Teman-Teman dan Rekan-Rekan Sekalian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehubungan dengan telah dilaunchingnya blog " imaho-stan.blogspot.com" awal februari 2009 kmren tapi baru ketahuan april 2009 ini, yang telah menodai nama baik almamater STAN, dengan memampang nama STAN secara terang-terangan di dalam nama blog tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehubungan dengan itu, besar harapan kita semua, agar teman-teman dapat membantu merekomendasikan agar blog ini ditutup saja oleh adminnya (blogspot) dengan cara membuka link di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://help.blogger.com/?page=troubleshooter.cs&amp;problem=&amp;contact_type=main_tos&amp;Submit=Submit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemudian pilih “NUDITY”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah buka link tsersebut masukan alamat blog nya yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://imaho-stan.blogspot.com/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemudian klik "SUBMIT"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan begitu, kita berupaya utk memulihkan nama baik STAN jangan sampe tercemar oleh karena hal seperti ini. Mohon bantuan utk mengakses link di atas dengan cepat, segera dan sebanyak mungkin orang yang reply (sehingga blog tersebut dapat segera ditutup jika pengaduan yg masuk ke admin nya banyak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB:&lt;br /&gt;Mohon hanya disebarluaskan bagi alumni STAN saja atau orang yang anda percaya&lt;br /&gt;Sehingga tidak malah menjadi ajang promosi gratis bagi blog tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3700560952644542206-7062654043115499982?l=kabarhenderi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/feeds/7062654043115499982/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/2009/04/terkait-imaho-stan.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3700560952644542206/posts/default/7062654043115499982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3700560952644542206/posts/default/7062654043115499982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/2009/04/terkait-imaho-stan.html' title='Terkait  IMAHO STAN'/><author><name>henderi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17838854047740316492</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3700560952644542206.post-2623874428891827194</id><published>2009-04-12T07:07:00.000-07:00</published><updated>2009-04-12T07:19:22.335-07:00</updated><title type='text'>Imbalan Bunga dan Azas Keadilan Terhadap Wajib Pajak</title><content type='html'>Pemberian imbalan bunga kepada Wajib Pajak merupakan salah satu perwujudan azas keadilan yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) kepada Wajib Pajak. Ketika Wajib Pajak salah atau lalai dalam menjalankan kewajiban perpajakannya maka dikenakan sanksi adminstrasi baik berupa bunga, denda, ataupun kenaikan dari jumlah kewajiban pajak yang seharusnya dibayar atau terhutang oleh Wajib Pajak yang bersangkutan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, ketika Wajib Pajak sudah menjalankan kewajiban perpajakannya dengan baik dan benar, pada saat yang bersamaan terjadi kelebihan pembayaran pajak atas kewajiban yang seharusnya dibayar atau terutang oleh Wajib Pajak maka akan memperoleh imbalan bunga atas kelebihan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini akan dipaparkan mengenai sebab-sebab Wajib Pajak mendapat imbalan bunga, prosedur dan penghitungan pemberian imbalan bunga, pengecualian dalam pemberian imbalan bunga, dan hal lain yang terkait dengan pemberian imbalan bunga kepada Wajib Pajak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.Sebab-Sebab Mendapat Imbalan Bunga &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan Pasal 2 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 195/PMK.03/2007 tentang Tata Cara Penghitungan dan Pemberian Imbalan Bunga, sebab-sebab Wajib Pajak  mendapat imbalan bunga dalam hal : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Keterlambatan pengembalian kelebihan pembayaran pajak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 ayat (3) Undang-Undang KUP,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Keterlambatan penerbitan Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17B ayat (3) Undang-Undang KUP,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Kelebihan pembayaran pajak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17B ayat (4) Undang-Undang KUP,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Kelebihan pembayaran pajak karena pengajuan keberatan, permohonan banding, atau permohonan peninjauan kembali dikabulkan sebagian atau seluruhnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27A ayat (1) Undang-Undang KUP,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Kelebihan pembayaran pajak karena Surat Keputusan Pembetulan, Surat Keputusan Pengurangan Ketetapan Pajak, atau Surat Keputusan Pembatalan Ketetapan Pajak atas surat ketetapan pajak atau Surat Tagihan Pajak mengabulkan sebagian atau seluruhnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27A ayat (1a) Undang-Undang KUP, atau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Kelebihan pembayaran sanksi administrasi berupa denda Pasal 14 ayat (4) dan/atau bunga Pasal 19 ayat (1) karena Surat Keputusan Pengurangan Sanksi Administrasi atau Surat Keputusan Penghapusan Sanksi Administrasi sebagai akibat diterbitkan Surat Keputusan Keberatan, Putusan Banding, atau Putusan Peninjauan Kembali yang mengabulkan sebagian atau seluruhnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27A ayat (2) Undang-Undang KUP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.Penghitungan Imbalan Bunga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan Pasal 3 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 195/PMK.03/2007 tentang Tata Cara Penghitungan dan Pemberian Imbalan Bunga, diatur mengenai tata cara penghitungan imbalan bunga yang diberikan kepada Wajib Pajak, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Imbalan bunga yang diberikan kepada Wajib Pajak dalam hal Keterlambatan pengembalian kelebihan pembayaran pajak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 ayat (3) Undang-Undang KUP adalah sebesar 2% (dua persen) per bulan dari jumlah kelebihan pembayaran pajak, dihitung sejak :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.batas waktu penerbitan Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) sampai dengan tanggal penerbitan SPMKP; atau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.batas waktu penerbitan Surat Perintah Membayar Imbalan Bunga (SPMIB) sampai dengan tanggal penerbitan SPMIB, &lt;br /&gt;dan bagian dari bulan dihitung penuh 1 (satu) bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Imbalan bunga yang diberikan kepada Wajib Pajak dalam hal Keterlambatan penerbitan Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17B ayat (3) Undang-Undang KUP adalah sebesar 2% (dua persen) perbulan dari jumlah kelebihan pembayaran pajak, dihitung sejak :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.jangka waktu 12 (dua belas) bulan berakhir untuk Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.jangka waktu 3 (tiga) bulan berakhir untuk Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKP PKP) Pajak Penghasilan; atau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.jangka waktu 1 (satu) bulan berakhir untuk Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKP PKP) Pajak Pertambahan Nilai &lt;br /&gt;sampai dengan tanggal penerbitan Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) atau Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKP PKP).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Imbalan bunga yang diberikan kepada Wajib Pajak dalam hal Kelebihan pembayaran pajak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17B ayat (4) Undang-Undang KUP adalah sebesar 2% (dua persen) per bulan dari jumlah kelebihan pembayaran pajak, untuk paling lama 24 (dua puluh empat) bulan, dihitung sejak berakhirnya jangka waktu 12 (dua belas) bulan setelah diterimanya secara lengkap surat permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak sampai dengan saat diterbitkan Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB), dan bagian dari bulan dihitung penuh 1 (satu) bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Imbalan bunga yang diberikan kepada Wajib Pajak dalam hal Kelebihan pembayaran pajak karena pengajuan keberatan, permohonan banding, atau permohonan peninjauan kembali dikabulkan sebagian atau seluruhnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27A ayat (1) Undang-Undang KUP adalah sebesar 2% (dua persen) perbulan dari jumlah kelebihan pembayaran pajak, dihitung sejak tanggal pembayaran yang menyebabkan kelebihan pembayaran pajak sampai dengan diterbitkannya Surat Keputusan Keberatan, Putusan Banding, atau Putusan Peninjauan Kembali, untuk paling lama 24 (dua puluh empat) bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Imbalan bunga yang diberikan kepada Wajib Pajak dalam hal Kelebihan pembayaran pajak karena Surat Keputusan Pembetulan, Surat Keputusan Pengurangan Ketetapan Pajak, atau Surat Keputusan Pembatalan Ketetapan Pajak atas surat ketetapan pajak atau Surat Tagihan Pajak mengabulkan sebagian atau seluruhnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27A ayat (1a) Undang-Undang KUP adalah sebesar 2% (dua persen) per bulan dari jumlah kelebihan pembayaran pajak, dihitung sejak :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.tanggal pembayaran yang menyebabkan kelebihan pembayaran pajak sampai dengan diterbitkannya Surat Keputusan Pembetulan, Surat Keputusan Pengurangan Ketetapan Pajak, atau Surat Keputusan Pembatalan Ketetapan Pajak untuk Surat Ketetapan Pajak Kurang bayar (SKPKB) dan Surat ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan (SKPKBT);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.tanggal penerbitan Surat Ketetapan Pajak Nihil (SKPN) dan Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) sampai dengan diterbitkannya Surat Keputusan Pembetulan, Surat keputusan Pengurangan Ketetapan Pajak, atau Surat Keputusan Pembatalan Ketetapan Pajak;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.tanggal pembayaran yang menyebabkan kelebihan pembayaran pajak sampai dengan diterbitkannya Surat Keputusan Pembetulan, Surat Keputusan Pengurangan Ketetapan Pajak, atau Surat Keputusan Pembatalan Ketetapan Pajak untuk Surat Tagihan Pajak (STP),untuk paling lama 24 (dua puluh empat) bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Imbalan bunga yang diberikan kepada Wajib Pajak dalam hal Kelebihan pembayaran sanksi administrasi berupa denda Pasal 14 ayat (4) dan/atau bunga Pasal 19 ayat (1) karena Surat Keputusan Pengurangan Sanksi Administrasi atau Surat Keputusan Penghapusan Sanksi Administrasi sebagai akibat diterbitkan Surat Keputusan Keberatan, Putusan Banding, atau Putusan Peninjauan Kembali yang mengabulkan sebagian atau seluruhnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27A ayat (2) Undang-Undang KUP adalah sebesar 2% (dua persen) per bulan dari jumlah kelebihan pembayaran pajak, dihitung sejak tanggal pembayaran pajak yang menyebabkan kelebihan pembayaran sanksi administrasi sampai dengan diterbitkannya Surat Keputusan Pengurangan Sanksi Administrasi atau Surat Keputusan Penghapusan Sanksi Administrasi sebagai akibat diterbitkan Surat Keputusan Keberatan, Putusan Banding, atau Putusan Peninjauan Kembali, untuk paling lama 24 ( dua puluh empat) bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C.Prosedur Pemberian Imbalan Bunga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan Pasal 4 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 195/PMK.03/2007 tentang Tata Cara Penghitungan dan Pemberian Imbalan Bunga, diatur mengenai prosedur pemberian imbalan bunga kepada Wajib Pajak oleh DJP, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Direktur Jenderal Pajak menerbitkan Surat Keputusan Pemberian Imbalan Bunga (SKPIB) terhadap Wajib Pajak apabila terdapat imbalan bunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SKPIB dibuat dalam rangkap 3 (tiga) dengan peruntukan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.Lembar-1 untuk Wajib Pajak,&lt;br /&gt;b.Lembar-2 untuk KPPN,&lt;br /&gt;c.Lembar-3 untuk Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang menerbitkan SKPIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Berdasarkan SKPIB sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Direktur Jenderal Pajak menerbitkan SPMIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Dalam hal Wajib Pajak mempunyai utang pajak, utang pajak tersebut harus dicantumkan pada SKPIB dan dibuatkan Surat Setoran Pajak (SSP) yang menyebutkan nomor surat ketetapan pajak atau nomor Surat Tagihan Pajak (STP).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.KPP menyampaikan SKPIB dan SPMIB kepada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Berdasarkan SPMIB yang telah diterima dari KPP, KPPN harus menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) paling lambat 2 (dua) hari kerja sejak SPMIB diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D.Ketentuan Khusus Terhadap Pengajuan Keberatan, Banding, dan Peninjauan Kembali oleh Wajib Pajak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan Pasal 24 ayat (6) Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2007 Tentang Tata Cara Pelaksanaan Hak Dan Kewajiban Perpajakan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 Tentang Ketentuan Umum Dan Tata Cara Perpajakan Sebagaimana Telah Beberapa Kali Diubah Terakhir Dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007, pelaksanaan pemberian imbalan bunga terhadap pengajuan keberatan, banding, dan peninjauan kembali oleh Wajib Pajak berlaku ketentuan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.dalam hal Wajib Pajak mengajukan keberatan, imbalan bunga diberikan apabila terhadap Surat Keputusan Keberatan tidak diajukan permohonan banding ke Pengadilan Pajak;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.dalam hal Wajib Pajak mengajukan permohonan banding, imbalan bunga diberikan apabila terhadap Putusan Banding tidak diajukan permohonan Peninjauan Kembali ke Mahkamah Agung;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.dalam hal Wajib Pajak mengajukan permohonan Peninjauan Kembali, imbalan bunga diberikan apabila Putusan Peninjauan Kembali telah diterima oleh Direktur Jenderal Pajak dari Mahkamah Agung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E.Pengecualian Pemberian Imbalan Bunga &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan Pasal 24 ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2007 Tentang Tata Cara Pelaksanaan Hak Dan Kewajiban Perpajakan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 Tentang Ketentuan Umum Dan Tata Cara Perpajakan Sebagaimana Telah Beberapa Kali Diubah Terakhir Dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 ada dua kondisi di mana imbalan bunga tidak diberikan walaupun pengajuan keberatan dikabulkan sebagian atau seluruhnya dan Wajib Pajak telah membayar SKPKB atau SKPKBT sehingga menyebabkan kelebihan pembayaran pajak. Kondisi tersebut adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Kelebihan pembayaran akibat Surat Keputusan Keberatan atas Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar atau Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan yang seluruhnya disetujui dalam Pembahasan Akhir Hasil Pemeriksaan dan telah dibayar sebelum mengajukan keberatan, dan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Kelebihan pembayaran akibat Surat Keputusan Keberatan atas sebagian jumlah pajak yang tercantum dalam Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar atau Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan yang tidak disetujui dalam Pembahasan Akhir Hasil Pemeriksaan, namun dibayar sebelum pengajuan keberatan atau sebelum diterbitkan Surat Keputusan Keberatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dimaksudkan untuk mencegah timbulnya kemungkinan Wajib Pajak memperoleh imbalan bunga yang seharusnya tidak diterima sehubungan dengan pengajuan keberatan yang dilakukannya. Demikian pula, terhadap sebagian jumlah pajak yang tercantum dalam surat ketetapan pajak yang tidak disepakati dalam pembahasan akhir pemeriksaan dan dibayar oleh wajib Pajak sebelum mengajukan keberatan, namun dalam surat keputusan keberatan, pengajuan keberatan tersebut dikabulkan sebagian atau seluruhnya sehingga mengakibatkan kelebihan pembayaran pajak maka terhadap kelebihan pembayaran pajak tersebut tidak diberikan imbalan bunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah sedikit paparan mengenai tata cara, prosedur, dan penghitungan pemberian imbalan bunga kepada Wajib Pajak oleh DJP dalam rangka mewujudkan azas keadilan dan memberikan kepastian hukum bagi Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya sebagai warga negara yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Dibuat untuk tugas kuliah Seminar Perpajakan Semester 9 D4 STAN dan&lt;br /&gt; Diolah dari UU 28/2007, PP 80/2007, PMK 195/2007&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3700560952644542206-2623874428891827194?l=kabarhenderi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/feeds/2623874428891827194/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/2009/04/imbalan-bunga-dan-azas-keadilan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3700560952644542206/posts/default/2623874428891827194'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3700560952644542206/posts/default/2623874428891827194'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/2009/04/imbalan-bunga-dan-azas-keadilan.html' title='Imbalan Bunga dan Azas Keadilan Terhadap Wajib Pajak'/><author><name>henderi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17838854047740316492</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3700560952644542206.post-7741272252374526291</id><published>2009-04-12T06:59:00.000-07:00</published><updated>2009-04-12T07:06:55.061-07:00</updated><title type='text'>Di Penghujung Jalan "Kabinet 3G"</title><content type='html'>Tepatnya 4 Mei 2008 yang lalu, “Pasangan 3G” menerima mandat dari 61,9% suara peserta PEMIRA, “Kabinet 3G” pun ini mulai melangkah mengemban amanah ‘tuk membuat perubahan yang berarti di kampus tercinta. Saat itu pula kami sadar bahwa amanah tersebut tidaklah ringan tapi berbekal semangat dan dukungan dari rekan-rekan mahasiswa kami berusaha memberikan yang terbaik bagi kepentingan mahasiswa dan menggairahkan dinamika kehidupan kampus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepuluh pokok program yang kami janjikan pun segera di-execute dalam Rapat Kerja BEM dan telah menghasilkan lebih dari seratus program kerja baik yang bersifat proyek maupun rutin. Sepuluh pokok program kerja tersebut adalah  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Dies Natalis STAN  &lt;br /&gt;• Menyelenggarakan Olimpiade PTK  &lt;br /&gt;• Pembuatan dan Aplikasi Standar Administrsi KM  STAN &lt;br /&gt;• Perbaikan Jalan Setia Kalimongso &lt;br /&gt;• Perbaikan fasilitas, dan lingkungan kampus  serta prasarana  olahraga &lt;br /&gt;• Koneksi internet di gedung perkuliahan &lt;br /&gt;• Memfasilitasi pembentukan pusat kajian  keilmuan &lt;br /&gt;• Pemberian Beasiswa bagi mahasiswa yang kurang mampu &lt;br /&gt;• Long March Hari Sosial &lt;br /&gt;• Memfasilitasi Status Organda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Dies Natalis STAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah rangkaian acara yang baru saja kita selenggarakan dengan nama “STAN Annual Festival 2009”. Kerja keras diiringi kerja sama yang baik antar elemen kampus dengan BEM sebagai lokomotifnya berhasil membuat acara, bahkan belasan acara, hanya dalam waktu dua pekan, tentu persiapannya sudah kita lakukan jauh hari sebelumnya. Dan terbukti berhasil memberikan warna tersendiri dalam dinamika kehidupan kampus, setidaknya dua pekan yang penuh warna, penuh semangat kebersamaan, penuh gairah keoptimisan bahwa dinamika kehidupan kampus nantinya bisa lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Penyelenggaraan Olimpiade Perguruan Tinggi Kedinasan (Olimpiade PTK)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Olimpiade PTK yang diikuti oleh delapan perguruan tinggi kedinasan, yakni AIM, AKIP, AMG, IPDN, STIS, STKS,  STIP dan STAN sebagai tuan rumah. Dua hari yang sangat berbeda karena telah meramaikan kampus STAN dengan delapan belas cabang olahraga yang dipertandingkan. Selain menjadi program kerja BEM, Olimpiade PTK ini juga menjadi bersama Forum Mahasiswa Kedinasan Indonesia (FMKI), secara bersamaan BEM STAN juga telah menjadi motor dalam mengaktifkan kembali FMKI pada Agustus 2008 yang lalu dan menjadi Ketua FMKI untuk periode 2008/2009 dan STKS Bandung sebagai Sekretaris FMKI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Perbaikan Jalan Setia Kalimongso&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program ini pun sudah berhasil kita lakukan dan kita bisa merasakan perbedaan ketika sebelum dan sesudah kita perbaiki, terlebih lagi ketika musim hujan turun. Hal ini juga didasari keinginan unutk mewujudkan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian masyarakat. Dari sini pula terjalin sebuah hubungan harmonis dan kerja sama yang baik antara masyarakat kampus dengan masyarakat kampung di sekitar kampus. Dan bisa juga disebut sebagai CSR-nya kampus STAN lah. (red- Campus Social Responsibility).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya itu, tapi masih banyak agenda sosial lain yang kita lakukan seperti Penggalangan dana untuk rayat Palestina yang tidak kurang dari Rp 52 juta, dan agenda-agenda lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Perbaikan fasilitas, dan lingkungan kampus  serta prasarana  olahraga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbaikan yang sangat tampak adalah dengan lapangan volly yang sudah bisa layak pakai dan telah dipagari juga demi kenyaman pemakaiannya sehingga akan terkoordinasi dengan baik oleh BEM nantinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Pembuatan dan Aplikasi Standar Administrsi KM  STAN &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbaikan dari sisi administratif pun tidak ketinggalan dilakukan, karena kita menyadari kelak setelah lulus kita akan masuk ke dunia kerja dan tidak luput dari urusan surat menyurat. Mungkin sebagian ada yang mengeluh, koq ribet banget sih ngurusin surat sekarang, sampe diksi dan tatanan suratnya pun dikomentari. Jawaban ringan meluncur, maklum Presma sekarang mantan sekretaris . Surat adalah one way communication, orang akan melihat kita dari apa yang tertulis dalam surat kita. Mengenai hal ini sudah diatur dalam SOP dan Tata Naskah Dinas KM STAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Koneksi internet di gedung perkuliahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program yang sempat tertunda dikarenakan masalah perijinan yang cukup lama dari lembaga, namun akhirnya sudah terealisasi juga, dan telah di-launch meskipun baru dengan lingkup Plasma, Gedung G, dan sekitar Sekretariat BEM. Dan di akhir Maret nanti, kita harapkan sudah bisa melingkupi seluruh area kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.Memfasilitasi pembentukan pusat kajian  keilmuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatian akan pentingnya sisi ilmiah dan akademis dari mahasiswa tidak boleh dilupakan sehingga upaya untuk mewujudkan STAN sebagai sebuah university of research dapat terfasilitasi dengan baik. Terlebih lagi dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga dan para dosen memberikan suntikan semangat tersendiri juga bagi PKAKP untuk terus berbenah dan mematangkan diri. BEM berusaha agar peran dari Pusat Kajian Akuntansi dan Keuangan Publik (PKAKP) yang sudah ada dapat makin diptimalkan dalam merangsang semangat keilmiahan dari mahasiswa STAN. Selain itu, PKAKP juga memfasilitasi pengiriman delegasi berbagai lomba dan kompetisi akuntansi dan perpajakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.Program beasiswa &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program beasiswa yang selama ini sudah dijalankan adalah Program Kakak Asuh (PKA), dan sudah dirasa cukup efektif dalam membantu teman-teman mahasiswa agar lebih konsentrasi dalam belajar. Sejauh ini sumber dana masih berasal dari alokasi dana BEM dan donasi dari para alumni. Selain itu, financing dari foundation juga masih terus diupayakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.Long March Hari Sosial &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Longmarch yang sudah dilakukan kemarin bersamaan dengan pembukaan “STAN Annual Festival 2009” dan diikuti oleh semua Himpunan Mahasiswa dan seluruh Organisasi Kedaerahan yang ada di STAN serta diikuti oleh pihak lembaga, dengan rute sepanjang Jalan Bintaro Raya, mulai dari Kampus STAN sampai Sektor 9 dan kembali ke kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.Memfasilitasi Status Organisasi Kedaerahan (Organda)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan yang diharapkan dari program ini adalah bagaimana mewujudkan koordinasi yang baik antar elemen kampus yang ada di STAN termasuk dengan organda sebagai elemen terdepan yang berinteraksi dengan mahasiswa, terutama dalam menyambut mahasiswa baru. Koordinasi dan kerja sama antar organda dengan BEM pun sudah terlihat ketika pelaksanaan acara Heritage and Organda Expo, yang merupakan rangkaian dari SAF 2009. Hal-hal seperti ini harus bisa dijaga dan terus dilanjutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di penghujung jalan ini, kami terus merenung apa lagi yang harus kami lakukan buat kampus tercinta ini? Dengan telah terpenuhinya sepuluh pokok program kerja tersebut, tidak berarti kami hanya diam, tak lagi bergerak dan berbuat. Tentu, kami harus tetap bergerak dan berbuat untuk kampus tercinta ini dan bangsa ini tentu saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya, kalaupun perjuangan ini sudah di penghujung jalan, kepengurusan kami sudah hampir berakhir, kami harus tetap memastikan agar pencapaian yang sudah kita raih, perjuangan yang sudah kita lalui tetap dilanjutkan oleh penerus estafet perjuangan ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi sebuah tujuan, sebuah perubahan, kehidupan kampus yang lebih dinamis! Kita tentu ingin menjadi bagian dari upaya besar ini. Hidup Mahasiswa !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Pernah dimuat dalam Warta Kampus Edisi Maret 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3700560952644542206-7741272252374526291?l=kabarhenderi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/feeds/7741272252374526291/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/2009/04/di-penghujung-jalan-kabinet-3g.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3700560952644542206/posts/default/7741272252374526291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3700560952644542206/posts/default/7741272252374526291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/2009/04/di-penghujung-jalan-kabinet-3g.html' title='Di Penghujung Jalan &quot;Kabinet 3G&quot;'/><author><name>henderi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17838854047740316492</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3700560952644542206.post-6154306850887558651</id><published>2009-01-22T08:05:00.000-08:00</published><updated>2009-01-22T08:15:55.780-08:00</updated><title type='text'>STAN Undercover !</title><content type='html'>“Check out your mail please, there is a shocking news...”.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepatnya suatu petang di 12 Januari yang lalu, itulah isi sebuah SMS yang masuk ke hp saya. Saya langsung mengecek email, dan ketika membuka email tersebut, memang lumayan kaget ketika membaca judulnya, “STAN Undercover, dengan embel-embel misteri yang yang belum terkuak di STAN plus perploncoan ala STPDN.....” woow, memang shocking news nih kayaknya, masih sambil menunggu hasil pengunduhan filenya, dan setelah selesai segera saja tak buka filenya, eh ternyata hanya 2 buah gambar snapshot dari video yang dimaksud, bukan videonya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama setelah itu, sms masuk lagi ke HP, isinya “sorry bozz, ternyata videonya Cuma becanda aja koq... “ Karena pasti lama kalo mau ngunduh lagi video tadi, meski belum melihat langsung videonya, akhirnya saya putuskan gak jadi mencari videonya, toh cuma becandaan aja kan. Lagian saya yakin banget kalau perploncoan ala STPDN itu tidak terjadi di STAN, semenjak 2002 ketika masih menjadi cama (red: sebutan dari Panitia Dinamika untuk mahasiswa baru) sampai 2008 ketika saya kembali melajutkan jenjang D4 itu tak pernah terjadi, kalau pun ada hukuman fisik hanya sebatas push-up, itu pun hanya 5 kali, karena memang tujuannya adalah untuk penyadaran bukan menghukum apalagi ajang balas dendam seperti yang dulu terjadi di STPDN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar beberapa hari yang lalu, kabar mengenai beredarnya video STAN Undercover beredar di internet makin banyak saja dan rupanya sudah diketahui oleh pihak lembaga. Soalnya, Pak Kuwat melalui YM, menanyakan kepada saya, “Mas, sampeyan sudah dengar tentang berita beredarnya video STAN Undercover? Itu bagaimana kebenarannya mas?” Langsung saja saya replay, “Sudah Pak, meski belum liat secara langsung tapi saya yakin itu hanya main-main dan sekedar iseng saja. Soalnya semenjak saya masih menjadi mahasiswa baru sampai saya balik kampus sekarang, saya tidak pernah menemukan kejadian seperti itu, apalagi kalau yang dimaksud terjadi dalam di dalam Dinamika, selama tiga tahun di DIII saya tidak pernah absen sebagai Panitia Dinamika, dan saya tidak pernah menemukan hal tersebut, dan ketika di BEM pun saya tetap mewanti-wanti ke panitia jangan sampe ada hukuman fisik yang berlebihan, kalaupun ada hanya sebatas penyadaran saja.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi PKS (red: Pak Kuwat Slamet) kembali bertanya, “kalau masalah keotentikan video ini bagaimana mas?”, langsung saya jawab, “Oke Pak, mengenai hal itu, segera saya cari informasi lebih lanjut bersama teman-teman, Pak”.&lt;br /&gt;Akhirnya, ahad kemarin, tanggal 18 Januari kemarin tepatnya, saya berhasil menemukan video yang dimaksud dan setelah menonton video berdurasi 14 menit itu, dari awal pun sudah tau kalau ini sengaja dibuat untuk tujuan hiburan ataupun sekedar kenang-kenangan perpisahan kelas karena saya kenal dan tahu betul beberapa orang yang ada di dalam video tersebut. Namun, memang ada bagian di mana ada adegan seorang maba yang membayangkan pelaksanaan Dinamika yang akan dihadapinya nanti di kampus. Dan di dalamnya memang ada adegan perploncoan ala STPDN, tamparan, tonjokan, dan tendangan ala Bruce Lee juga tak ketinggalan ditampilkan dalam video tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sangat disayangkannya lagi, video tersebut sudah menyebar luas di dunia maya, bahkan sudah beredar sesama alumni STAN yang berada seantero negeri ini atau bahkan sudah sampe keluar negeri sana. Kalau yang menonton video itu adalah alumni STAN sendiri, saya tidak khawatir akan hal itu, toh mereka pasti tahu kalu ini tidak pernah terjadi di kampus. Akan tetapi, bayangkan jika yang menonton video tersebut adalah orang yang sama sekali tidak mengenal STAN dan sedang mencari tahu bagaimana sih sebenarnya kehidupan mahasiswa STAN itu? Dan dia menemukan “STAN undercover”, saya rasa tidak berlebihan kalau akan berpikir dua kali untuk masuk ke STAN...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambah lagi dengan adegan-adegan yang sebenarnya sangat tidak mencerminkan perkuliahan  di kampus STAN, salah satunya adalah ada suatu kelas yang kosong, di dalamnya ada yang main gitar, ada yang main bola basket, ada yang dandan dan pake make-up, dan tak ketinggalan ada yang ketiduran (kalau ini memang tak bisa disangkal memang ada, apalagi kalau sedang nungguin kedatangan sang dosen.... Ditambah lagi ketika ujian, pengawasnya adalah cleaning service dan tukang parkir, yang itupun dicomot ketika ujian sudah dimulai dan mereka sedang menjalankan tugasnya.....Ngebayangin ada gak kelas yang kayak gitu...? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malamnya, saya langsung menemui salah seorang yang saya kenal (bahkan tiap pekan kita ketemu) yang ada dalam video tersebut dan ketika videonya saya tunjukan kepada yang bersangkutan, sontak saja dia langsung berkata kalau video ini (yang sekarang disebut STAN Undercover, padahal dulu berjudul Reuni-Que) dibuat ketika mereka berada tingkat II dan dia sebagai ketua kelas nya dalam lomba pembuatan video oleh Himpunan Mahasiswa Penilai, yang kemudian memang menjadi pemenang dan Juara I dalam lomba tersebut. Karena lomba tesebut memang diikuti per kelas oleh semua kelas di spesialisasi PBB/Penilai. Jadi....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, buat semua pihak yang sampai saat ini masih bertanya-tanya mengenai video tersebut, semoga bisa  meyakinkan kalau hal-hal seperti itu tidak pernah terjadi di kampus kita, “Kampus Punggawa Keuangan” ini. &lt;br /&gt;Semoga ini bisa menepis semua anggapan dan kekhawatiran yang timbul dari beredarnya video “STAN Undercover” tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Bagi yang merasa meng-upload video ini ke internet, mohon dengan legowo agar &lt;br /&gt;  segera  menghapusnya. Saya yakin, anda, dan kita semua tidak ingin image dan imaji &lt;br /&gt;  orang awam tentang kehidupan mahaiswa STAN seperti itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Bagi yang ragu akan hal tersebut bisa langsung menghubungi saya di &lt;br /&gt;  henderi_gh@yahoo.com atau henderi.gh@gmail.com &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Bagi teman-teman blogger semua, mohon bisa disampaikan kepada teman-teman lain &lt;br /&gt;  yang sudah mengetahui mengenai video ini, dan mohon dijelaskan juga kalau itu &lt;br /&gt;  hanya video yang dibuat untuk perlombaan saja, yang namanya loma pasti dibuat &lt;br /&gt;  hal-hal yang lucu dan menarik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Dan jujur, memang pada dasarnya video tersebut sebenarnya cukup menghibur bagi &lt;br /&gt;  anak STAN, karena mereka tahu kalu itu tidak ada dan hanya ada dalam video itu &lt;br /&gt;  saja. Lain halnya kalau ditonton oleh yang “tidak berhak”, yakni selain anggota &lt;br /&gt;  civitas akademika STAN.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3700560952644542206-6154306850887558651?l=kabarhenderi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/feeds/6154306850887558651/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/2009/01/stan-undercover.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3700560952644542206/posts/default/6154306850887558651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3700560952644542206/posts/default/6154306850887558651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/2009/01/stan-undercover.html' title='STAN Undercover !'/><author><name>henderi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17838854047740316492</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3700560952644542206.post-3769708992388619476</id><published>2008-12-31T08:18:00.000-08:00</published><updated>2008-12-31T08:26:59.405-08:00</updated><title type='text'>Benar, Israel harus ditiadakan lagi dari Peta Dunia !</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: trebuchet ms;"&gt;Lima hari sudah Israel melakukan bombardir terhadap Palestina di Jalur Gaza. Tidak kurang 375 rakyat Palestina baik militer dan warga sipil syahid mempertahankan tanah air mereka. Sedangkan korban yang jatuh dari warga Israel hanya 4 orang, dan itu pun di-&lt;i style=""&gt;blow up &lt;/i&gt;dan dijadikan alasan untuk terus menyerang Palestina. Sebuah perang, kalau itu bisa disebut sebuah peperangan, pastilah sebuah perang yang sangat tidak berimbang. Seperti diungkap di harian Republika, Israel juga sudah menyatakan akan mengerahkan 10.000 tentaranya untuk melumpuhkan Hamas. Kalau sampai terjadi, berarti ini adalah kekuatan terbesar yang Israel untuk kembali menjajah Palestina. Sungguh alasan yang keji dan tak berperi kemanusiaan ( atau karena mungkin Israel dan Yahudi yang bercokol di dalamnya memang sudah tak layak lagi disebut manusia…).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Saya jadi menerawang, ingat pada tahun 1947, para imigran Yahudi yang berserakan di kawasan Eropa dibonceng oleh Inggris dengan memakai bendera PBB dihadiahi tanah Arab yang pada akhirnya dibagi dua, yakni untuk Israel dan Arab Palestina sekarang. Hadiah tanah yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;diberikan tersebut dianggap sebagai permintaan maaf atas peristiwa Holocoust, yang sampai sekarang hal tersebut masih juga controversial dan dipertanyakan terjadi atau tidaknya. Bahkan Presiden Iran sudah menyatakan bahwa itu merupakan sebuah kebohongan besar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Namun, selain alasan di atas yang menyebabkan Inggris mau bersusah payah mengumpulkan para Yahudi yang terserak di kawasan Eropa tadi adalah bahwa pada kenyataannya keberadaan Yahudi di kawasan Eropa tersebut memang telah meresahkan warga Eropa sendiri. Jadi, alasan sebenarnya adalah bahwa Yahudi di Eropa telah mengganggu stabilitas sosial dan tatanan kehidupan di Eropa sendiri. Oleh karena itu, mereka harus disingkirkan dari tanah Eropa sesegera mungkin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Setahun kemudian, pada tahun 1948 mereka, the Jews, yang merupakan orang buangan dari benua Eropa, menyatakan kemerdekaan dan terbentuknya negara Israel. Pada tahun itu juga sudah terjadi perang antara Israel dan negara Arab, di antara nya Arab Saudi, Libanon, dan Mesir yang tidak setuju dengan terbentuknya negara Israel tersebut. Bisa kita bayangkan apa yang dirasakan bangsa Arab saat itu, pendatang yang baru tiba, tiba-tiba menyatakan kemerdekaannya di atas tanah yang bukan miliknya. Itu barulah awal, teman. Sekarang, detik ini juga, Israel kembali menunjukan watak aslinya, terus menjajah dan berusaha mengambil alih tanah Palestina. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Lantas, kalau Holocoust yang mendorong Inggris dan PBB untuk menghadiahi para imigran Yahudi tersebut memang benar merupakan sebuah kebohongan, maka sudah seharusnya tanah tersebut diambil kembali dan Israel ditiadakan kembali dari peta mana pun yang ada di dunia ini !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormalCxSpLast" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;NB: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraph" style="margin: 0cm 0cm 6pt 17.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Dibalik semua keberanian Israel melakukan semua kekejian ini, tentu sahabat dekatnya, Amerika Serikat dibelakang semua itu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraph" style="margin: 0cm 0cm 6pt 17.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Mari kita lantunkan doa dalam setiap sholat kita bagi suadara-saudara kita di Palestina, semoga Allah memberikan kekuatan dan keberanian bagi para mujahid dan mujahidah yang ada di sana, dan pada akhirnya Allah SWT akan memberikan kemenangan kepada al haq, dan menghancurkan al batil. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraph" style="margin: 0cm 0cm 6pt 17.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Sekedar mengingatkan kita semua, semoga “Demam Obama” tidak terlalu mendera diri kita, karena toh kebijakan politik luar negeri AS terkait Israel dan Palestina juga tidak terlalu jauh berbeda dengan dedengkot sebelumnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraph" style="margin: 0cm 0cm 6pt 17.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Kita dukung dan apresiasi Presiden SBY yang sudah berinisiatif mendesak PBB agar segera mencari solusi agar Israel segera menghentikan serangannya ke Palestina. Selain itu, juga menghimbau agar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;memberikan bantuan kepada Palestina&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;baik bantuan secara financial, obat-obatan, dan pangan. Atau jika diperlukan bantuan senjata juga tidak masalah… (Tapi, senjatanya ada gak ya….!)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: right; font-family: trebuchet ms;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;" lang="EN-US"&gt;Jurangmangu, 31 Desember 2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3700560952644542206-3769708992388619476?l=kabarhenderi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/feeds/3769708992388619476/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/2008/12/benar-israel-harus-ditiadakan-lagi-dari.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3700560952644542206/posts/default/3769708992388619476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3700560952644542206/posts/default/3769708992388619476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/2008/12/benar-israel-harus-ditiadakan-lagi-dari.html' title='Benar, Israel harus ditiadakan lagi dari Peta Dunia !'/><author><name>henderi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17838854047740316492</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3700560952644542206.post-7693244781904646754</id><published>2008-12-11T06:12:00.000-08:00</published><updated>2008-12-11T06:13:29.110-08:00</updated><title type='text'>Miskomunikasi yang berujung konfrontasi...</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Mulut-mu adalah harimau-mu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;. Tepat sekali ungkapan itu, betapa tidak gara-gara salah ucap yang akhirnya berujung salah tulis dalam Warta Kampus, media komunikasi BEM STAN, berbuntut sebuah petisi dari para ketua organda di STAN, agar BEM segera membuat pernyataan permohonan maaf kepada khalayak karena dianggap sebuah kebohongan publik. Hal ini bermula dari rapat koordinasi BEM STAN dengan organda yang dihadiri oleh semua-hampir semua organda, beserta Wapresma dan Menteri Humpol dari pihak BEM. Hal ini pada dasarnya hanya berupa koordinasi biasa, dan mungkin yang pertama kali diadakan dalam rangka memperbaiki komunikasi dan koordinasi dengan semua pihak di KM STAN ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Dalam koordinasi tersebut memang tidak ada niatan dari BEM untuk menjadikan organda-organda tersebut berada dalam naungan BEM, karena memang pada dasarnya organda memang merupakan sebuah organisasi independen dan informal dalam struktur KM STAN tanpa menafikan juga betapa pentingnya urgensi dari keberadaan organda-organda tersebut bagi mahasiswa itu sendiri. Alasan utama diadakannnya rakor tersebut adalah mengingat mereka-organda, tetap membutuhkan koordinasi dengan BEM. Hal ini terlihat dari seandainya mau menggunakan gedung di kampus atau bahkan berniat mengadakan kegiatan dan acara di luar kampus atau di daerah masing-masing yang membawa nama STAN, maka pihak lembaga tidak akan mengijinkan kalau belum ada otorisasi/ sepengetahuan dari BEM. Sebenarnya ini bukan berlaku bagi organda saja tetapi kepada semua elemen kampus yang ada di STAN.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Namun dalam Warta Kampus Edisi 8/VI/08 diberitakan bahwa posisi organda berada dalam naungan Dephumpol. Tentu saja ini memancing amarah dari pengurus organda tersebut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;karena mereka merasa tidak pernah membuat kesepakan seperti itu. Dan secara pribadi, saya pun sebagai salah seorang mantan ketua organda (KEMUSI STAN 2003) tidak sepakat kalau organda berada di bawah naungan BEM, tetapi kalau hanya dalam status koordinasi saja tentu hal ini harus kita apresiasi. Sehingga dengan adanya kordinasi tersebut diharapkan akan terjalinnya komunikasi yang lebih baik bagi kedua pihak, dan tentunya juga semoga dapat saling membantu dan mengakomodasi kegiatan ataupun kepentingan keduanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa ini jadi mengingatkan saya betapa pentingnya sebuah komunikasi yang baik yang akan membawa sesuatu yang baik pula, bukan malah sebaliknya. Seperti kisah terbunuhnya Husein bin Ali, cucu Rasulullah, yang menjadi “tahanan politik” pada masa Muawwiyah. Ini berawal ketika Muawwiyah memerintahkan komandan pasukannya saat itu untuk mengawasi Husein saat itu, namun perintah untuk mengawasi tersebut dianggap titah untuk membunuh cucu manusia paling agung tersebut, yang pada akhirnya membuat Muawwiyah pun menyesalkan hal tersebut. Peristiwa Kabbalah ini pun masih dikenang oleh kaum Syiah di &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Iran&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; sampai sekarang dengan melakukan ritual setiap bulan Muharram, terlepas dari sesuai atau tidaknya prosesi tersebut dengan susunan syariat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Masih terngiang di telinga kita ketika orde baru masih berkuasa, bagaimana salah tafsir dalam komunikasi ini berujung hilangnya nyawa seseorang atau bahkan banyak orang. Padahal maksud dari Pak Harto memang sebatas tertib-kan saja, bukan untuk membuat keadaan jadi tertib harus dengan menghilangkan atau mengbungkam orang tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Pada intinya saya hanya ingin berpesan kepada kita semua bijaklah dalam berkomunikasi karena &lt;i style=""&gt;luka di badan masih bisa diobati, luka di hati karena ucapan kita siapa yang tau&lt;/i&gt;. Selain itu komunikasi juga &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:State&gt; sebuah proses yang interaktif, di mana ada proses konfirmasi dan klarifikasi di dalamnya bukan konfrontasi dan anarkisme!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Jurangmangu, 6 Oktober 2008&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3700560952644542206-7693244781904646754?l=kabarhenderi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/feeds/7693244781904646754/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/2008/12/miskomunikasi-yang-berujung-konfrontasi.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3700560952644542206/posts/default/7693244781904646754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3700560952644542206/posts/default/7693244781904646754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/2008/12/miskomunikasi-yang-berujung-konfrontasi.html' title='Miskomunikasi yang berujung konfrontasi...'/><author><name>henderi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17838854047740316492</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3700560952644542206.post-6073771607361163809</id><published>2008-12-11T06:02:00.002-08:00</published><updated>2008-12-11T06:07:51.433-08:00</updated><title type='text'>Berlomba dalam kebaikan itu memang benar ya…</title><content type='html'>&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" &gt;Masih terkait kurban nih. Sudah 2 (dua) tahun terakhir ini saya alhamdulillah bisa berkurban, maklum dulu kan masih jadi mahasiswa jadi sekarang kan sudah punya penghasilan (sekarang juga lagi mahasiswa juga sih sebenarnya, tapi mahasiswa D4 bukan mahasiswa D3 lagi...&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Wingdings;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" &gt;Nah, saya juga biasanya ngajak teman2 yang belum tau mau kurban di mana, saya tawarin juga untuk berkurban di tempat saya. Karena di sini memang terbilang cukup sedikit pekurban setiap tahunnya. Tahun ini pun sama ada 2 (dua) teman yang sudah pasti dan jauh-jauh hari mau ikut kurban di sini. Tiba-tiba kemaren sore dan tadi pagi ada 2 (dua) teman lagi yang sms menanyakan masih bisa gak kalo mau ikut kurban di tempat saya. Saya jawab aja, nanti saya kabari secepatnya, soalnya nanti agak siang saya mau melunasi pembayaran kambing-kambing yang dibeli kemaren, sekalian saya tanyakan masih ada kambing lagi gak.... setelah saya tiba di tempat yang dituju, kekhawatiran saya memang terjadi, kambingnya ternyata udah keburu habis, disusul beberapa orang lain yang bernasib sama sedang berburu kambing juga, harus segera berburu di tempat lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" &gt;Saya memang tidak mencari ke tempat lain karena sedikit repot kalo harus mencari ke tempat lain. Langsung saja, saya menghubungi salah satu Panitia Kurban di MBM menanyakan masih terima kurban gak? Masih terima mas tapi dalam bentuk kambing atau sapi ya, kalo dalam bentuk uang kita mohon maaf tidak menerima lagi, kambing dan sapi tadi pun mau disalurkan ke tempat lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" &gt;Akhirnya saya menyampaikan ke kedua sahabat saya tadi, kalo mau kurban di sini udah kehabisan kambing, saya jelaskan juga kalo di MBM sudah tidak menerima juga (saya tadi merencanakan mau disalurkan melalui MBM saja kalo masih menerima). Akhirnya saya menyarankan, coba ke Dompet Didik aja biar disalurkan melalui mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" &gt;Whats the point, bro? sepertinya &lt;i style=""&gt;well prepare &lt;/i&gt;juga harus terapkan dalam beribadah, dengan kata lain harus kita rencanakan. Padahal teman saya tadi sudah saya hubungi jauh hari sebelumnya, tapi gak ada respon sampai tadi pagi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" &gt;Dengan perencanaan yang baik, kurban pasti tidak akan terasa berat, kan bisa kita sisihkan penghasilan kita per bulan khusus untuk kurban. Atau terkait dengan zakat profesi yang bagi sebagian orang juga memberatkan, kalo kita cicil dan langsung dikeluarkan per bulan juga tidak akan terasa berat seperti dikeluarkan sekaligus di akhir tahun atau biasanya di akhir bulan ramadhan. Yah…kalo kita tidak &lt;i style=""&gt;force majeur &lt;/i&gt;yang terjadi yang membutuhkan banyak uang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" &gt;Jadi, well prepare dan well manage dlam ibadah juga dibutuhkan, bro. berlomba-lomba dalam kebaikan alias &lt;b style=""&gt;fastabiqul khoirot&lt;/b&gt; juga mesti kita lakukan kalo kita gak mau kehabisan kambing lagi…&lt;/span&gt; hehe...&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" &gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" &gt;Masih di Palembang, masih di malam menjelang Idul Adha 1429 H&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3700560952644542206-6073771607361163809?l=kabarhenderi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/feeds/6073771607361163809/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/2008/12/berlomba-dalam-kebaikan-itu-memang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3700560952644542206/posts/default/6073771607361163809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3700560952644542206/posts/default/6073771607361163809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/2008/12/berlomba-dalam-kebaikan-itu-memang.html' title='Berlomba dalam kebaikan itu memang benar ya…'/><author><name>henderi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17838854047740316492</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3700560952644542206.post-376098704943298211</id><published>2008-12-11T06:02:00.001-08:00</published><updated>2008-12-11T06:08:50.388-08:00</updated><title type='text'>Berkurban, tapi koq aneh ya…</title><content type='html'>&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;color:black;"  &gt;Mungkin peristiwa kurban yang pertama kali dilakukan adalah terjadi pada dua putra nabi Adam as yang diceritakan dalam Al Maaidah:27 yang berbunyi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ceriterakanlah kepada mereka kisah kedua putra Adam (Habil dan Kabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan &lt;b style=""&gt;kurban&lt;/b&gt;, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Kabil). Ia berkata (Kabil): "Aku pasti membunuhmu!" Berkata Habil: "Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa".&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" &gt;Hari ini para jamaah haji dari seluruh dunia melakukan wukuf di Arofah, sebuah pertanda bahwa hari raya Idul Adha akan dirayakan pula esok harinya oleh seluruh umat muslim seluruh dunia. Dan dalam meneladani (ittiba’) keikhlasan nabi Ibrahim as dan nabi Ismail as, umat muslim pun dianjurkan untuk berkurban. Tak terkecuali di Indonesia, Palembang tepatnya, khususnya lagi di Kertapati, atau Daerah Sungki (banyak teman-teman yang sudah familiar dengan daerah tersebut), juga menyembelih hewan kurban bagi yang mampu, berbagi daging kurban tentu sebuah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hal yang menggembirakan bagi si fakir ketika pada hari biasa tentu tidak gampang diperolehnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" &gt;Tapi ada yang sedikit aneh saya rasakan di sini. Maklum sudah 5 (lima) tahun saya tidak pernah merayakan Idul Adha bersama keluarga di Palembang. Sudah kali kedua ini saya turut mengajak teman untuk ikut berkurban di tempat saya karena memang tergolong cukup sedikit pekurban di sini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" &gt;Selepas sholat zhuhur di masjid, saya bilang sama imam masjid yang sekaligus panitia kurban, meski sebenarnya juga tidak ada panitia resmi kurban tahun ini, “kambing-nya baru di-antar besok Pak, biar gak susah ngurusnya malam ini Pak”…kemudian jawabnya “iya gakpapa, besok nanti dimandikan dulu aja, terus dikasih minyak wangi ama kembang kalo udah dimandikan”. Mendengar ini, spontan saya cukup kaget meski gak saya perlihatkan kalo saya tidak setuju dengan hal itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" &gt;Mungkin itu sedikit cuplikan dari kehidupan masyarakat kita, ada yang berkurban bagi almarhum dan almarhumah, kecuali kalo itu memang wasiat atau permintaan dari almarhum dan almarhumah. Padahal kan kita tahu, “Apabila anak Adam wafat putuslah amalnya kecuali tiga hal yaitu sodaqoh jariyah, pengajaran dan penyebaran ilmu yang dimanfaatkannya untuk orang lain, dan anak (baik laki-laki maupun perempuan) yang mendoakannya. (HR. Muslim)”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" &gt;Dan hal ini pasti masih terjadi di banyak tempat lain di belahan bumi nusantara ini. Masyarakat kita masih belum terlepas dari penyakit “TBC”, takhayul, bid’ah, dan (c)khurafat &lt;/span&gt;:)&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" &gt; Sudah menjadi kewajiban orang-orang yang mengerti tentang Islam ini untuk turut menegakan Al Islam ini sesuai dengan keasliannya. Tentu, hal ini harus kita lakukan dengan cara yang ahsan donk, tidak dengan cara petantang-petenteng, mentang-mentang sudah Lc dari Jurangmangu (Lc : Lulusan Ceger)&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" &gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" &gt;Besok gimana ya? Tentu saya gak mau melakukan hal itu, tapi caranya kita liat besok aja deh….. saya jadi ingat, tadi pagi nelpon Panitia Kurban di MBM, dapet 50-an kambing, gimana mau mandiin nya ya….. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" &gt;Palembang, malam menjelang Idul Adha 1429 H&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:100%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3700560952644542206-376098704943298211?l=kabarhenderi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/feeds/376098704943298211/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/2008/12/berkurban-tapi-koq-aneh-ya.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3700560952644542206/posts/default/376098704943298211'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3700560952644542206/posts/default/376098704943298211'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/2008/12/berkurban-tapi-koq-aneh-ya.html' title='Berkurban, tapi koq aneh ya…'/><author><name>henderi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17838854047740316492</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3700560952644542206.post-1296438115018379351</id><published>2008-12-11T06:00:00.000-08:00</published><updated>2008-12-11T06:01:36.080-08:00</updated><title type='text'>Mohon Maaf atas Tersendatnya Pengadaan Hotspot</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;" lang="IN"&gt;Mungkin hanya itu yang bisa kami lakukan sekarang, betapa tidak janji yang kadung diucapkan di hadapan khalayak bahkan langsung di hadapan Bapak Kepala BPPK pun dengan sangat terpaksa harus kami tunda lagi. Betapa tidak, dulu saya atas nama BEM STAN menjanjikan hotspot suda bisa dinikmati mahasiswa STAN pada bulan oktober. Namun karena kendala teknis panitia, akhirnya memang direncanakan baru bisa online di bulan November. Eh, ternyata kendala tersebut tidak hanya datang dari kekurangan siapan panitia saja. Tapi, cukup lama tertunda dan tersendat karena prosedur dan birokrasi yang ada lembaga kita. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;" lang="IN"&gt;Bayangkan saja, hanya mengurus surat keterangan dari lembaga saja, satu minggu tidak juga selesai. Begini ceritanya, untuk mengajukan pengadaan hotspot ke providernya kita diminta surat keterangan dari STAN sebagai badan tempat kita bernaung. Awalnya yang diminta adalah akta pendirian STAN, tapi karena kita bilang STAN gak punya akta, jadi surat keterangan pun dibolehkan. Alhasil, panitia pun langsung dengan sergap menghadap lembaga, karena bukan hanya itu yang dibutuhkan, fotokopi KTP dari pimpinan pun dibutuhkan. Lagi-lagi diluar dugaan, dengan alasan yang kita tidak tau, beliau menolak untuk memberikan yang diminta tersebut dan dialihkan ke bawaan beliau. tapi itu tidak dengan mudah kami peroleh. Mungkin mereka memegang principle yang berkata “no pain no gain’. Tapi kita jadi berpikir dalam hati, ini buat kebaikan dan pembelajaran di kampus, arah dan tujuannya jelas, koq seperti ini ya tanggapan dari lembaga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;" lang="IN"&gt;Kembali ke masalah surat keterangan tadi, saya jadi berpikir jauh. Siapkah STAN menjadi sebuah BLU? Bagaimana bisa mengurus keuangan nya sendiri……. Jangan-jangan nanti salah kelola, atau gak bisa mengelola ya nanti…. Semoga ini hanya imaji yang hinggap sesaat ketika penat dan lelah mendera. Mengurus surat keterangan saja butuh waktu lebih dari seminggu?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mengurus NPWP saja sudah bisa satu jam. Lantas, Apa kata dunia? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;" lang="IN"&gt;Sebenarnya kalau kita sadari bersama, dengan pengadaan hotspot sangat mendukung pencapaian misi STAN yang pertama yaitu “Menghasilkan tenaga ahli dalam bidang keuangan dan akuntansi sektor publik yang bermoral tinggi dan berwawasan global”. Dalam hal ini, saya punya sedikit cerita dan pengalaman menarik sekaligus ironis terkait pembelajaran kita di kampus akuntansi tertua di nusantara ini. Semester VII yang lalu ketika pelajaran Teori Akuntansi pada saat pembahasan tentang konsep akuntansi saya menyampaikan di kelas bahwa sekarang Statement of Financial Accounting Concept itu sudah ada tambahan satu lagi lho, jadi sekarang jumlahnya 7 (tujuh) bukan 6 (enam) lagi. Yang saya kagetkan adalah, teman-teman di kelas sepertinya juga baru tahu termasuk sang dosen juga sempat kaget. Hal ini membuat saya sedikit berpikir. Akhirnya saya teliti lagi di buku Intermediate Acc Keiso Edisi terbaru (tentu saja ini milik pribadi ya bukan pinjaman dari Perpustakaan STAN), SAFC yang ketujuh ini kan diterbitkan tahun 2002 yang lalu. So, what?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;" lang="IN"&gt;Tahun 2002. Berarti itu pada saat saya tingkat satu di STAN ini, dan memang selama D3 pun, jujur, saya gak pernah tau ada SFAC apalagi SFAC yang ketujuh &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: Wingdings;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;" lang="IN"&gt;. Dan saya kembali berpikir, atau mungkin mahasiswa STAN memang dididik hanya untuk tugas klerikal saja jadi gak perlu pemahaman konsep dan filosofi ala kadarnya. Kalau benar begitu alur berpikirnya, buat apa punya mission impossible mau menghasilkan ahli keuangan yang berwawasan global, cukup yang berwawasan “katak dalam tempurung” saja sudah cukup. Saya mengangguk tanpa sadar, mungkin ini yang membuat lembaga berlama-lama &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;menyetujui hotspot ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;" lang="IN"&gt;Tapi salut, dan saya acungkan jempol buat teman-teman D3 mau belajar sendiri, mencari bahan dan browsing meng-update keilmuannya sendiri tanpa bergantung pada lembaga. Memang begitu lah seharusnya teman… semangat dan jiwa pembelajar sejati harus ada dalam diri kita…. Dan kampus yang abadi adalah kehidupan, teman. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;" lang="IN"&gt;Sepertinya sudah melenceng dari judul tulisan ini, tapi ada satu cerita menarik lagi yang seolah meng-amini cerita sebelumnya. Dalam kuliah Kepemimpinan dan Negosiasi, saya bertanya kepada kepad sang dosen, “Maaf Pak, koq tujuan pembelajaran kita cuma sebatas &lt;i style=""&gt;how to know a good leader&lt;/i&gt; dan &lt;i style=""&gt;a good negosiator &lt;/i&gt;sih&lt;i style=""&gt;, &lt;/i&gt;bukan &lt;i style=""&gt;how to becoming a good leader&lt;/i&gt; dan &lt;i style=""&gt;a good negosiator? &lt;/i&gt;Sang dosen pun menjawab, iya karena meskipun D4 kalian kan nanti masih punya atasan di kantor.&lt;i style=""&gt; Make sense&lt;/i&gt;, Bu Menteri pun masih punya Presiden sebagai atasan nya kan kalau jawabannya seperti itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;" lang="IN"&gt;What’s the point? Intinya adalah bagaimana di dalam diri setiap lulusan STAN terdapat pengetahuan bagaimana untuk menjadi pemimpin yang baik. Bagaimana tidak, di kantor, lulusan D3 STAN menjadi garda terdepan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga harus dibekali dengan &lt;i style=""&gt;attitude2 &lt;/i&gt;seorang pemimpin. Bukankah ini juga harapan Bu Menteri terhadap lulusan STAN, dilengkapi dengan &lt;i style=""&gt;skill&lt;/i&gt; dan &lt;i style=""&gt;knowledge&lt;/i&gt; yang cemerlang tentunya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;" lang="IN"&gt;Tulisan ini bukan dan sama sekali tidak bermaksud untuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mendiskreditkan lembaga, tapi sebagai renungan bagi kita bersama agar bisa berbenah ke arah yang lebih baik lagi. Karena tidak jarang kita butuh yang mengingatkan dalam hal ini. Sehingga STAN sebagai center of excellent Depkeu bisa terwujudnya, dalam jangka panjang tentunya. Dalam jangka pendeknya adalah agar hospot bisa segera beroperasi di kampus ini &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: Wingdings;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;" lang="IN"&gt;. Better late than never! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;" lang="IN"&gt;Palembang, 7 Desember 2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3700560952644542206-1296438115018379351?l=kabarhenderi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/feeds/1296438115018379351/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/2008/12/mohon-maaf-atas-tersendatnya-pengadaan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3700560952644542206/posts/default/1296438115018379351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3700560952644542206/posts/default/1296438115018379351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/2008/12/mohon-maaf-atas-tersendatnya-pengadaan.html' title='Mohon Maaf atas Tersendatnya Pengadaan Hotspot'/><author><name>henderi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17838854047740316492</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3700560952644542206.post-8926605096163453127</id><published>2008-12-11T05:55:00.000-08:00</published><updated>2008-12-11T06:00:25.491-08:00</updated><title type='text'>Ketika Orde Baru Kembali Masuk Kampus….</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;" lang="IN"&gt;Sedikit mengernyitkan dahi pasti ketika membaca judul barusan. Tapi ini sebuah cerita yang merupakan fakta dan baru saja terjadi 2 (dua) hari yang lalu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Yaitu ketika pembelajaran politik ditiadakan di kampus plat merah ini. Kalau dulu pas orde baru, diharuskan kepada semua pegawai agar hanya memilih parpol tertentu saja. Sekarang acara yang diadakan dalam rangka pembelajaran politik mahasiswa ditolak mentah-mentah dari lembaga. Bukankah ini sama saja ketiadaan pembelajaran politik sama halnya ketika tangan besi orde baru berkuasa…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;" lang="IN"&gt;Begini ceritanya, dua hari yang lalu, dari panitia seminar politik yang merupakan kerja bareng BEM dan HIMAS, menemui pihak otoritas dari lembaga, mau mengajukan proposal kegiatan di mana kita rencanakan mengundang Hidayat Nur Wahid, Megawati, Anas Urbaningrum, dan Prabowo &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;(sebagai Plan A). kemudian sebagai plan B kita rencanakan juga mengundang Effendi Ghazali, Rama Pratama, dll. Dan plan C adalah kalau kedua rencana tadi ditolak juga kita mengundang KPU dan Panwaslu serta komite independen pengawas PEMILU saja dalam rangka tetap ingin memberikan pembelajaran politik bagi mahasiswa STAN menjelang Pemilu 2009.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;" lang="IN"&gt;Panitia pun sadar kita tidak boleh dan tidak mau terjebak dalam kancah politik praktis. Makanya kita mengundang para pembicara tersebut dengan kapasitas mereka sebgai tokoh nasional bukan sebagai kader partai tertentu. Tidak berselang lama, panita langsung ketemu dengan pihak lembaga, tapi jauh harap dengan yang didapat, “kita tidak butuh acara seperti ini dan apa-apa yang terkait Pemilu 2009 kita gak usah terlibat”. Cukup mengangetkan juga ya, saja jadi berpikir, jangan-jangan nih bapak sudah gabung geng nya Gus Dur, biar Pemilu 2009 nanti golput aja, gak usah ambil peduli bangsa dan negeri ini mau dibawa ke mana &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: Wingdings;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;" lang="IN"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;" lang="IN"&gt;Pihak lembaga tentu punya alasan tersendiri dengan tidak mengijinkan acara tersebut. Dan, kami pun tentu punya alasan dan dasar mau mengadakan acara tersebut. Namun, ketika sebuah ide dan niatan yang tidak ada titik temu nya dan terbentur dengan dinding yang namanya birokrasi, ide tinggallah ide, kegiatan tinggallah kegiatan. Namun, itu tentu tidak boleh membuat kami patah arang, patah semangat, apalagi patah hati.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kalau saja Edison berhenti untuk belajar ketika dibilang bodoh oleh guru dan teman-temannya, tentu kita tidak tahu kapan mulai bangun dari kegelapan dan mengenal lampu pijar (tentu saja harus ada Edison-Edison lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;" lang="IN"&gt;Kita tidak mau diam, tapi harus tetap bergerak. Bergerak dan ambil bagian dalam perubahan bangsa ini, sekecil apa pun itu, dan tentu sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas kita masing-masing.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt; Kalau saja tidak ada seorang Mandela yang menentang Apartheid di Afrika, mungkin saja Obama tidak akan pernah menjadi orang nomor satu di Amerika &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;" lang="IN"&gt;Padahal kalau kita mau berpikir, ada sekitar 5000-an mahasiswa STAN, tentu sebuah jumlah besar yang bisa memberikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sebuah warna tersendiri dalam kancah perubahan bangsa ini. Tentu juga masih sangatkecil jika dibandingkan 100 ribuan suara yang dibutuhkan seorang calon anggota legislative untuk memperoleh sebuah kursi di dewan. Kita tinggal pilih, mau menjadi bagian apa dan yang mana…&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt; menjadi lokomotif perubahan atau hanya menjadi orang yang tertinggal di sebuah stasiun. &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;" lang="IN"&gt;Life’s the matter of choice&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;……&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Palembang&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;, 7 Desember 2008.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3700560952644542206-8926605096163453127?l=kabarhenderi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/feeds/8926605096163453127/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/2008/12/ketika-orde-baru-kembali-masuk-kampus.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3700560952644542206/posts/default/8926605096163453127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3700560952644542206/posts/default/8926605096163453127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/2008/12/ketika-orde-baru-kembali-masuk-kampus.html' title='Ketika Orde Baru Kembali Masuk Kampus….'/><author><name>henderi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17838854047740316492</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3700560952644542206.post-6019302685471417487</id><published>2008-12-11T05:48:00.000-08:00</published><updated>2008-12-11T05:54:31.992-08:00</updated><title type='text'>Edisi Perdana Yang Tertunda</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Bismillahirrohmannirohim…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Alhamdulillah, setelah melewati perjuangan yang begitu berat, panjang dan berliku, akhir keluar juga edisi perdana di blog ini. Terima kasih buat si Ntom dengan “Me, Myself and Tomi” dengan “cacian dan hinaannya” (red: menyemangati dink tepatnya) yang sengaja membuat link blok ku dengan blog nya Ntom padahal udah tau belum ada ada isinya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;, &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:State&gt; bikin malu tuh kalo ada yang buka tapi ompong gak ada isinya gitu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Sebenernya sempet mau &lt;i style=""&gt;hire &lt;/i&gt;Si Pembawa Cerita sih buat update dan ngurus nih blog, tapi mengingat ini Si Pembawa Cerita juga sibuk, jadi dia gak mau, “sibuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hen…mau ngurus &lt;i style=""&gt;pergantian status&lt;/i&gt; nih”, celetuknya. Status apa nih? Aktivis blog satu ini ntar lagi mau “farewell party” ngelepas status bujang nya nih, kita doakan dapat membetuk keluarga “samara” ya, sakinah, mawaddah, dan warohmah ya mas… amiiin…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Sebelumnya mau ngucapin “Met Shoum Ramadhan ya buat semua (yang liat nih blog: ada gak ya? &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; lah, pokoknya anak-anak Pondok Muslim kudu buka bih blog ya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;. Musti lebih baik dari tahun kemaren lah pokoknya, kalo gak &lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:State&gt; nanti kita termasuk orang yang merugi, mau nya &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:State&gt; jadi orang yang untung (akuntan bgt ya, mau nya untung terus nih:), apalagi jangan sampe jadi orang yang celaka ya, yakni orang yang harini ato ramadhan kali ini malah lebih buruk. Harus jadi akuntan ya, jadilah orang yang beruntung, Go for it…!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Sebagai hidangan pembuka buat para pengunjung sekalian, ada sedikit oleh-oleh cerita nih, tak kasih nama “Indahnya Ukhuwah” yang kayaknya gak bakalan lupa nih.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Ceritanya begini, 15 Agustus 2008 kemaren, tepatnya di Masjid Al Azhar Kebayoran Baru (daerah disekitar BLOK M bagi yang belum tau), kebetulan memang “meeting point” nya di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;. Eh, tak disangka-sangka naas betul saat itu, punya hape dua bener-bener gak ada gunanya, yang GSM lowbat ga bawa charger lagi, yang CDMA tak punya account alias gak ada pulsanya, gak ada yang jualan pulsa lagi… &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Pokoknya pikran udah gak tenang aja, mau ketemu orang tapi lost kontak sama sekali, masa mau muterin Komplek Al Azhar, yang bener aja, mana udah rame banget mau jum’atan soalnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Akhirnya, ingat kalo ada seorang teman di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;, seorang “guru” yang pernah berbagi ilmu dan pengalaman, nasihat, dan canda tawa bersama. Kebetulan beliau ini sebagai Kepala Kantor Kas BSM Al Azhar, “Alhamdulillah, ada tempat minta tolong nih…” pikirku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Segera kulangkahkan kaki ke &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;, karena udah mendekati pukul 11 nih, dan setelah salam, jabat tangan, dan peluk, kami berdua mengobrol saling tanya kabar satu sama lain, karena memang udah lama gak ketemu nih. Urusan telepon udah beres deh pokoknya, “Alhamdulillah….inilah nikmatnya tali silaturahim dan ukhuwah yang terbina, urusan jadi mudah” syukur ku dalam hati. Gak lama, beliau bilang ”ke bawah yuk Hen, eh rejeki mau datang lagi rupanya, dengan sumringah kusantap dengan lahap “Soto Mie + Mocca Capuccino” nya. Bagian terpentingnya adalah, obrolan kita pas makan nih.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Saya lagi “kering” nih…kasih nasihat donk Pak? ceplos ku. Menatap ke arahku dan akhirnya bicara. Mungkin lagi kurang amal aja kali, atau kurang sedekahnya nih. Terus bercerita menyemangati dengan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;gaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; khas nya yang berapi-api, maklum beliau juga punya jabatan di tempat lain sebagai “korsat”. Lepas dari obrolan itu, bara semangat dan api optimisme itu pun kembali berkobar. Tuk mengarungi amanah kehidupan nih dengan sebaik-baiknya, karena begitu banyak peran yang mesti kita jalani sobat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Sobat, semoga persahabatan yang kita bina sekarang ini tidak hanya persahabatan yang berupa “fatamorgana” saja, tapi jadikan lah ini persahatan yang kekal, saling mengisi, saling menasihati, saling memperbaiki, meskipun terkadang ada ras enggan, dan tidak enak hati ketika mau menegur sahabat kita yang sedang tergelincir. Bukankah kita ingat kisah Kholifah Umar bin Khottob ketika mengingatkan Amr bin Ash ketika menjabat sebagai Gubernur Yaman….jadi kalau ada teman, sahabat, dan saudara kita yang sedang pesimis, buatlah ia kembali optimis, ketika berada tidak pada jalurnya, segera ingatkan..karena itulah sebenarnya persahabatanyang sejati itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Yang terpenting, jadilah sahabat bagi saudaramu ketika ia melihatmu maka dapat membangkitkan semangatnya untuk trus berjuang mengarungi kehidupan ini dengan penuh rasa semangat, syukur dan ta’abud kepada Sang Kholik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;POndok Muslim, 3 September 2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3700560952644542206-6019302685471417487?l=kabarhenderi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/feeds/6019302685471417487/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/2008/12/edisi-perdana-yang-tertunda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3700560952644542206/posts/default/6019302685471417487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3700560952644542206/posts/default/6019302685471417487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarhenderi.blogspot.com/2008/12/edisi-perdana-yang-tertunda.html' title='Edisi Perdana Yang Tertunda'/><author><name>henderi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17838854047740316492</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
